Apa perbedaan antara teknologi 4G dan 5G?

berita03_1

3G – jaringan seluler generasi ketiga telah merevolusi cara kita berkomunikasi menggunakan perangkat seluler. Jaringan 4G ditingkatkan dengan kecepatan data dan pengalaman pengguna yang jauh lebih baik. 5G akan mampu menyediakan broadband seluler hingga 10 gigabit per detik dengan latensi rendah beberapa milidetik.
Apa perbedaan utama antara 4G dan 5G?
Kecepatan
Jika berbicara tentang 5G, kecepatan adalah hal pertama yang membuat semua orang bersemangat. Teknologi LTE Advanced mampu mencapai kecepatan data hingga 1 GBPS pada jaringan 4G. Teknologi 5G akan mendukung kecepatan data hingga 5 hingga 10 GBPS pada perangkat seluler dan di atas 20 GBPS selama pengujian.

berita03_25G dapat mendukung aplikasi yang membutuhkan banyak data seperti streaming multimedia 4K HD, augmented reality (AR), dan aplikasi virtual reality (VR). Selain itu, dengan penggunaan gelombang milimeter, kecepatan data dapat ditingkatkan di atas 40 GBPS dan bahkan hingga 100 GBPS di jaringan 5G masa depan.

berita03_3

Gelombang milimeter memiliki bandwidth yang jauh lebih lebar dibandingkan dengan pita frekuensi bandwidth rendah yang digunakan dalam teknologi 4G. Dengan bandwidth yang lebih tinggi, kecepatan transfer data yang lebih tinggi dapat dicapai.
Latensi
Latensi adalah istilah yang digunakan dalam teknologi jaringan untuk mengukur penundaan paket sinyal yang mencapai dari satu node ke node lainnya. Dalam jaringan seluler, latensi dapat didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan sinyal radio untuk menempuh perjalanan dari stasiun pangkalan ke perangkat seluler (UE) dan sebaliknya.

berita03_4

Latensi jaringan 4G berkisar antara 200 hingga 100 milidetik. Selama pengujian 5G, para insinyur mampu mencapai dan mendemonstrasikan latensi yang lebih rendah, yaitu 1 hingga 3 milidetik. Latensi rendah sangat penting dalam banyak aplikasi yang sangat kritis, sehingga teknologi 5G cocok untuk aplikasi dengan latensi rendah.
Contoh: mobil tanpa pengemudi, operasi jarak jauh, operasi drone, dll…
Teknologi Canggih

berita03_5

Untuk mencapai layanan ultra cepat dan latensi rendah, 5G harus menggunakan terminologi jaringan canggih seperti gelombang milimeter, MIMO, beamforming, komunikasi antar perangkat, dan mode full duplex.
Offloading Wi-Fi juga merupakan metode lain yang disarankan dalam 5G untuk meningkatkan efisiensi data dan mengurangi beban pada stasiun pangkalan. Perangkat seluler dapat terhubung ke LAN nirkabel yang tersedia dan melakukan semua operasi (suara dan data) alih-alih terhubung ke stasiun pangkalan.
Teknologi 4G dan LTE advanced menggunakan teknik modulasi seperti Quadrature Amplitude Modulation (QAM) dan Quadrature Phase-Shift Keying (QPSK). Untuk mengatasi beberapa keterbatasan dalam skema modulasi 4G, teknik Amplitude Phase-Shift Keying (APK) dengan tingkat kemampuan yang lebih tinggi menjadi salah satu pertimbangan untuk teknologi 5G.
Arsitektur jaringan
Pada generasi jaringan seluler sebelumnya, Jaringan Akses Radio (RAN) terletak dekat dengan stasiun pangkalan. RAN tradisional bersifat kompleks, membutuhkan infrastruktur yang mahal, perawatan berkala, dan efisiensi yang terbatas.

berita03_6

Teknologi 5G akan menggunakan Cloud Radio Access Network (C-RAN) untuk efisiensi yang lebih baik. Operator jaringan dapat menyediakan internet ultra cepat dari jaringan akses radio berbasis cloud terpusat.
Internet of Things
Internet of Things (IoT) adalah istilah besar lain yang sering dibahas terkait teknologi 5G. 5G akan menghubungkan miliaran perangkat dan sensor pintar ke internet. Tidak seperti teknologi 4G, jaringan 5G akan mampu menangani volume data yang sangat besar dari berbagai aplikasi seperti rumah pintar, IoT industri, perawatan kesehatan pintar, kota pintar, dan lain sebagainya.

berita03_7

Aplikasi utama 5G lainnya adalah komunikasi antar mesin. Kendaraan otonom akan mendominasi jalanan di masa depan dengan bantuan layanan 5G berlatensi rendah yang canggih.
Aplikasi Narrow Band – Internet of Things (NB-IoT) seperti penerangan pintar, meteran pintar, dan solusi parkir pintar, serta pemetaan cuaca akan diterapkan menggunakan jaringan 5G.
Solusi yang sangat andal
Dibandingkan dengan 4G, perangkat 5G di masa depan akan menawarkan solusi yang selalu terhubung, sangat andal, dan sangat efisien. Qualcomm baru-baru ini meluncurkan modem 5G mereka untuk perangkat pintar dan komputer pribadi masa depan.

berita03_8

5G akan mampu menangani volume data yang sangat besar dari miliaran perangkat dan jaringannya dapat diskalakan untuk peningkatan. Jaringan 4G dan LTE saat ini memiliki keterbatasan dalam hal volume data, kecepatan, latensi, dan skalabilitas jaringan. Teknologi 5G akan mampu mengatasi masalah ini dan memberikan solusi hemat biaya bagi penyedia layanan dan pengguna akhir.


Waktu posting: 21 Juni 2022